Arsip Kategori: Renungan

Keajaiban-Keajaiban Al Qur’an | Bukti Al Qur’an adalah Wahyu Allah SWT

Berikut kami share tentang sebagian keajaiban-keajaiban dari kitap suci Al Qur’an, yang telah di turunkan Allah SWT kepada Rasulullah beberapa abad silam.

keajaiban Al Qur'an

  • Kata “Yaum” (hari) dalam bentuk tunggal disebutkan sebanyak 365 kali, yang sama jumlahnya dengan jumlah hari pada tahun Syamsyiyyah
  • Kata “Yaum” (hari) dalam bentuk jamak sebanyak 30 kali, sama dengan jumlah hari dalam satu bulan
  • Kata “Syahr” (Bulan) sebanyak 12 kali, sama dengan jumlah bulan dalam satu tahun.
  • Kata “Sab’u (minggu) disebutkan 7 kali, sama dengan jumlah hari dalam satu minggu
  • Jumlah “Saah” (jam) yang didahului dengan “Harf” sebanyak 24 kali, sama dengan jumlah jam dalam satu hari
  • Kata “Sujud” disebutkan 34 kali, sama dengan jumlah rakaat dalam sholat 5 waktu
  • Kata “Shalawat” disebutkan 5 kali, sama dengan jumah sholat wajib sehari semalam
  • Kata “Aqimu” yang diikuti kata “Shalat” Sebanyak 17 kali, sama dengan jumlah rakaat shalat fardhu.
  • Kata “al-Dunya” disebutkan sebanyak 115 kali, begitu juga kata “al-Akhirah” sebanyak 115 kali
  • Kata “ al-Israf” disebutkan 23 kali, begitu juga kata kebalikannya “al-Sur’ah”
  • Kata “Malaikat” disebutkan 88 kali, kata kebalikannya “al-Syayathin” juga 88 kali
  • Kata “al-Sulthan” disebutkan 37 kali, kata kebalikannya “al-Nifaq” juga 37 kali
  • Kata “Harb” (panas) sebanyak 4 kali, kebalikannya “al-Bard” (dingin) juga 4 kali
  • Kata “al-Harb” (perang) sebanyak 6 kali, kebalikannya “al-Husra” (tawanan) 6 kali
  • Kata “al-Hayat” (Hidup) sebanyak 145 kali, kebalikannya “al-Maut” (mati) 145 kali
  • Kata “Qalu” (mereka mengatakan) sebanyak 332 kali, kebalikannya “Qul” (katakanlah) juga sebanyak 332 kali
  • Kata “al-Sayyiat” (keburukan) yang menjadi kebalikannya kata “al-Shahihat” (Kebajikan) masing-masing 180 kali
  • Kata “al-Rahbah” (cemas/takut) yang menjadi kebalikan kata “al-Ragbah” (harap/ingin) masing-masing 8 kali
  • Kata “al-Naf’u” yang menjadi kebalikan kata “al-Fasad” masing-masing 50 kali
  • Kata “al-Nas” yang menjadi kebalikan kata “al-Rusul” masing-masing 368 kali
  • Kata “al-Asbath” yang menjadi kebalikan kata “al-Awariyun” masing-masing 5 kali
  • Kata “al-Jahr” yang menjadi kebalikan kata “al-Alaniyah” masing-masing 16 kali.
  • >Fi’il dalam bahasa arab berarti ‘perbuatan’. Perbuatan kita akan dibalas (ajru) bila saatnya tiba. Suka atau tidak suka semua perbuatan kita akan menanggung balasan, oleh karena itu kata perbuatan dan balasan sangat berkaitan. Tetapi yang menakjubkan adalah Al Quran menyebut keduanya dalam jumlah yang sama : 108 kali.
  • Keadilan dalam bahasa arab artinya qisth sedangkan lawannya adalah ketidak-adilan dalam bahasa arab adalah zhulm. Keduanya disebut dalam Al Quran juga dalam jumlah yang sama : 15.
  • Al-Quran menyebutkan bahwa harap (raghaban) dan cemas (rahaban) harus menjadi ritul doa. Keseimbangan antara dua perasaan yang bertolak belakang itu akan membawa manusia mempunyai langkah yang lebih baik dalam kehidupan. Harapan akan membawa manusia jauh dari keputus-asaan dan postive thinking. Sedangkan cemas akan menghindari kita dari kemanjaan, bermalasan atau kecongkakan.
    Yang menakjuban kedua kata itu disebut dalam Al-Quran dengan jumlah yang sama : 8 kali

Masih banyak lagi, yang tidak dapat disebutkan satu-persatu
Sekarang lakukan perhitungan sebagai berikut :

  1. Dengan mencari persentase jumlah kata “bahr” (lautan) terhadap total jumlah kata (bahr dan barr ) kita dapatkan : (32/45) x 100 % = 71.1111111%
  2. Dengan mencari persentase jumlah kata “barr (daratan) terhadap total jumlah kata (bahr dan barr) kita dapatkan : (13/45) x 100 % = 28.888888889 %
    Kita akan mendapatkan bahwa Allah SWT. Dalam Al-Quran pada 14 abad yang lalu menyatakan bahwa persentase air di bumi adalah 71.11111111 %, dan persentase daratan adalah 28.8888888889, dan ini adalah rasio yang riil dari air dan daratan.

Pola matematis yang sempurna ini merupakan keajaiban Al Quran secara keseluruhan meskipun kitab ini diturunkan sedikit demi sedikit sesuai tuntutan keadaan. Tak ada kitab suci selain Al Quran yang mengandung konkordinasi matematis leksikal hingga sejauh ini. Artinya Al Quran tidak saja menyajikan keakuratanya menyangkut tata surya, samudera hingga Rahim seorang ibu tapi juga keajaiban matematis dengan konkordinasi kata dan frasa.

Source : EraMuslim.com

7 Manfaat Gerakan Shalat Untuk Kesehatan Kita

Shalat adalah salah satu ibadah yang biasa dilakukan oleh umat islam diseluruh dunia, yang dikerjakan 5 kali dalam sehari semalam. Namun, tahukah kita manfaat dari gerakan shalat itu untuk kesehatan tubuh kita?
Berikut 7 manfaat luar biasa gerakan shalat untuk kesehatan, yang kami rangkum dari berbagai sumber untuk anda.

shalat

  1. Takbiratul Ihram
    Gerakan pertama dalam sholat adalah Takbiratul ihram. Takbiratul ihram ialah gerakan mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga lalu didekap di depan perut atau bagian bawah dada. Manfaat gerakan ini sendiri untuk melancarkan aliran darah, getah bening atau limfa dan kekuatan otot pada lengan. Posisi jantung yang berada tepat di bawah otak menjadikan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat kedua tangan diangkat, otot bahu meregang sehingga aliran darah dan oksigen menjadi lebih lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan dibagian depan perut atau dada bagian bawah. Gerakan ini mampu menghindarkan tubuh dari gangguan persendian, terutama pada bagian tubuh atas.
  2. Rukuk
    Rukuk adalah gerakan kedua dalam sholat, gerakan rukuk ialah saat posisi tulang belakang atau punggung menunduk lurus, bahkan segelas air diletakkan di atas punggung tersebut tak akan tumpah jika posisinya benar. Begitu juga dengan posisi kepala lurus dengan tulang belakang. Gerakan rukuk ini sendiri memiliki Manfaat untuk menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang sebagai penyangga tubuh dan syaraf pusat. Posisi jantung sejajar dengan otak, sehingga aliran darah akan maksimal pada tubuh bagian tengah. Begitu juga saat posisi Tangan yang bertumpu pada lutut, posisi ini akan merelaksasikan otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk merupakan latihan untuk mencegah gangguan prostat.
  3. I’tidal
    Gerakan bangun dari rukuk dimana tubuh kembali tegak setelah mengangkat kedua tangan setinggi daun telinga disebut I’tidal. Manfaat gerakan I’tidal sangat baik untuk pencernaan karena gerakannya banyak melibatkan perut dan organ pencernaan lainnya sehingga organ pencernaan seolah mengalami pemijatan dan pelonggaran.
  4. Sujud
    Kerena Posisi jantung berada atas otak saat sujud, menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak, aliran ini member efek positif pada daya pikir seseorang. Maka dari itu, jangan melakukan sujud dan tuma’ninah secara tergesah gesah agar aliran darah berjalan dengan baik, jangan. gerakan ini juga bisa menghindarkan gangguan wasir dan memperbaiki aliran getah bening. Rukuk itu sendiri merupakan gerakan menungging dengan meletakkan kedua tangan di samping kepala, lutut, ujung kaki dan dahi pada lantai atau sajadah. Kemudian terkhusus untuk para muslimah, baik sujud atau pun rukuk memiliki manfaat yang sangat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan kewanitaan.
  5. Duduk Tahiyyat
    Dalam sholat terdiri dari dua macam, yaitu tahiyyat awal dan tahiyyat akhir. Perbedaannya memiliki sedikit perbedaan yang terletak pada posisi telapak kaki. Manfaatnya bagi kesehatan saat tahiyyat awal adalah kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini dapat menghilangkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan seseorang tak mampu berjalan. sedangkan Duduk tahiyyat akhir sangat baik bagi pria, karena tumit menekan aliran kandung kemih, kelenjar kelamin pria (prostata) dan saluran vas deferens. bila dilakukan dengan benar, postur irfi dapat mencegah penyakit impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iftirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis yang menjaga kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak tubuh manusia.
  6. Salam
    Gerakan terakhir dalam sholat yaitu memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal disebut salam. manfaatnya yaitu merelaksasikan otot sekitar leher dan kepala dan menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan salam ini dapat mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah.
  7. Memperlancar proses melahirkan
    Gerakan ini juga sangat menguntungkan wanita dalam persalinan. Karena dibutuhkan pernapasan yang baik saat proses. Maka jika otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, secara alami perut akan lebih elastic, ini disebabkan oleh kebiasaan sujud sehingga tubuh dapat mengembalikan serta mempertahankan organ-organ perut pada tempatnya kembali (fiksasi).
    Selain itu dalam pose sujud, kaum hawa dapat menikmati pinggul dan pinggang terangkat melampaui kepala dan dada, otot-otot perut (rectus abdominis dan obliquus abdominis externuus) berkontraksi penuh dan Kondisi ini akan melatih organ di sekitar perut untuk mengejan lebih dalam dan lama.