Gula Aren

Gula aren berasal dari nira yang berasal dari tandan bunga jantan pohon enau.

Cara pembuatan

Air nira diambil dari bunga jantan pohon enau yang disadap terlebih dahulu dan dikumpulkan dalam sebuah tabung bambu. Untuk mencegah nira mengalami peragian dan
nira yang telah mengalami fermentasi tidak bisa dibuat gula, maka ke dalam bumbung bambu tersebut ditambahkan akar mambo atau kulit pohon manggis yang berfungsi sebagai pengawet alami.

Setelah jumlahnya cukup, nira direbus di atas
tungku dalam sebuah kuali besar. Kayu terbaik untuk memasak gula aren berasal dari kayu aren
yang sudah tua. Karena kalori ini lebih tinggi dari kayu bakar biasa dan proses memasaknya juga
lebih cepat. Sekalipun demikian, api tidak juga terlalu besar sampai menjilat bibir kuali dan menjilat serta membakar gula yang sedang dimasak. Kalau ini terjadi gula akan hangus, rasanya akan pahit dan warnanya
menjadi hitam.

Gula aren sudah terbentuk bila nira menjadi
pekat, berat ketika diaduk dan kalau diciduk dari
kuali dan dituangkan kembali adukan akan
putus-putus. Dan kalau tuangkan ke dalam air
dingin, cairan pekat ini akan membentuk benang
yang tidak putus-putus.Kalau sudah begitu, adonan diangkat dari tungku dan dicetak.

[end]

Sent by emoze push mail

3 pemikiran pada “Gula Aren

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s