Perih Cinta



 
Inilah yang membuka tabir hasrat pencinta: Tiada penyakit yang dapat menyamai dukacita hati ini. Cinta adalah sebuah penyakit karena berpisah, isyarat 
Dan astrolabium rahasia-rahasia Ilahi. 
Apakah dari jamur langit ataupun jamur bumi, 
Cintalah yang membimbing kita ke Sana pada akhirnya. Akal ’kan sia-sia bahkan menggelepar ’tuk menerangkan Cinta, Bagai keledai dalam lumpur: Cinta adalah sang penerang Cinta itu sendiri. Bukankah matahari yang menyatakan dirinya matahari? 
Perhatikanlah ia! Seluruh bukit yang kau cari ada di sana. 
 
 Jalaluddin Rumi



Iklan

8 pemikiran pada “Perih Cinta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s