Kearifan Cinta

Jalaluddin Rumi

Cinta dan Puisi

Cinta yang dibangkitkan

oleh khayalan yang salah

dan tidak pada tempatnya

bisa saja menghantarkannya

pada keadaan ekstasi.

Namun kenikmatan itu,

jelas tidak seperti bercinta dengan kekasih

sebenarnya kekasih yang sadar akan hadirnya
seseorang yang

mencintainya ini

sebagaimana kenikmatan

lelaki yang memeluk tugu batu

di dalam kegelapan sambil menangis dan
meratap.

Meskipun dia merasa nikmat

karena berfikir bahwa yang dipeluk adalah
kekasihnya, tapi
jelas tidak senikmat

orang yang memeluk kekasih sebenarnya

kekasih yang hidup dan sadar.

Puisi Jalaluddin Rumi lainnya :

  1. Pernyataan Cinta
  2. Nyanyian Rumput Gelagah
  3. Nafsu
  4. Iklan

9 pemikiran pada “Kearifan Cinta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s