Kahlil Gibran | Cinta dan Puisi

Kahlil Gibran, lahir di Lebanon, 6 januari 1883, meninggal di New York City, Amerika Serikat, 10 April 1934, diusia 48 tahun. Adalah seorang Seniman, Penyair, dan Penulis Lebanon Amerika. Ia lahir di Lebanon ( saat itu masuk Provinsi Suriah dimasa Khalifah Turki Utsmani ) dan menghabiskan sebagian masa produktifnya di Amerika Serikat. ( Wikipedia )

Berikut adalah beberapa karyanya yang kami rangkum dari berbagai sumber :

  1. Setiap orang muda pasti teringat cinta pertamanya dan mencoba menangkap kembali hari-hari asing itu, yang kenangannya mengubah perasaan direlung hatinya dan membuatnya begitu bahagia disebalik kepahitan yang penuh misteri.
  2. Pabila cinta memanggilmu.. Ikutilah dia walau jalannya berliku-liku.. Dan pabila sayapnya merangkummu.. Pasrahlah serta menyerah, walau pedang tersembunyi disela sayap itu melukaimu.
  3. Cinta yang dibasuh oleh air mata, akan tetap indah dan suci selamanya.
  4. Kuhancurkan tulang-tulangku, tetapi aku tidak membuangnya sampai aku mendengar suara cinta memanggilku dan melihat jiwaku siap untuk berpetualang.
  5. Alangkah buruknya nilai kasih sayang yang meletakkan batu di satu sisi bangunan dan menghancurkan dinding disisi lainnya.
  6. Alangkah mulianya hati yang bersedih tetapi dapat menyanyikan lagu kegembiraan bersama hati-hati yang gembira.
  7. Apa yang aku cintai kini laksana seorang anak kini tak henti-hentinya aku mencintai.. Dan, apa yang kucintai kini.. akan kucintai sampai akhir hidupku, karena cinta ialah semua yang dapat kucapai.. dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya.
  8. Bekerja dengan rasa cinta, berarti menyatukan diri dengan diri kalian sendiri, dengan orang lain dan kepada Tuhan. Tapi bagaimanakah bekerja dengan rasa cinta itu? Bekerja dengan rasa cinta bagaikan menenun kain dengan benang yang ditarik dari jantungmu, seolah-olah kekasihmu yang akan memakainya kelak.
  9. Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia, karena cinta itu membangkitkan semangat, hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.
  10. Cinta tidak menyadari kedalamannya dan terasa pada saat perpisahan pun tiba. Dan saat tangan laki-laki menyentuh tangan seorang perempuan, mereka berdua telah menyentuh hati keabadian.
  11. Kesenangan adalah kesedihan yang terbuka bekasnya. Tawa dan air mata datang dari sumber yang sama. Semakin dalam kesedihan menggoreskan luka kedalam jiwa semakin mampu sang jiwa menampung kebahagiaan.
  12. Ketika aku berdiri bagaikan sebuah cermin jernih di hadapanmu, “Aku Cinta Kamu.” Tetapi kamu sesunguhnya, mencintai dirimu dalam diriku.
  13. Manusia yang belum pernah mengalami penderitaan tidak akan pernah mengalami kebahagiaan.

  14. Penampilan segala sesuatu berubah menurut perasaan, dan karenanya kita dapat melihat segala keindahan dan pesona didalamnya, sementara pesona dan keindahan sebenarnya hanya terdapat di dalam diri kita.
  15. Cinta adalah kematian atas egoisme dan egosentrisme menyakitkan kadang namun itulah harga yang pantas diberikan untuk sebuah cinta.
  16. Cinta adalah bahasa sederhana seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu.
  17. Cinta adalah bahasa sederhana yang tak sampai dikirimkan awan kepada angin yang menjadikannya hujan.

Semoga bermanfaat . –

Salam Sahabat,

Iklan

Satu pemikiran pada “Kahlil Gibran | Cinta dan Puisi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s